REFLEKSI 2

Presentasi Kelompok 3

Cahaya dan Suhu

  1. Cahaya merupakan faktor lingkungan yang sangat penting sebagai sumber energi utama bagi ekosistem. Tanpa adanya suatu cahaya, semua makhluk hidup di dunia tidak akan mampu untuk bertahan hidup.
  2. Tiga aspek penting dalam sistem ekologi :
    1. Kualitas cahaya; adanya respon kehidupan terhadap berbagai panjang gelombang cahaya
    2. Intensitas cahaya; dipengaruhi oleh sudut dan arah kemiringan, sehingga dapat menghasilakan perbedaan struktur ekosistem pada daerah garis lintang yang tinggi.
    3. Lama penyinaran; lama penyinaran antara siang dan malam dalam 24 jam akan mempengaruhi fungsi dari tumbuhan.
  3. Peran cahaya terhadap tumbuhan, antara lain :
    1. Fotoperiodisme; respon tumbuhan terhadap lamanya penyinaran (panjang pendeknya hari) yang dapat merangsang pembungaan.
    2. Fotoenergetik; pertumbuhan yang dipengaruhi oleh banyaknya energi yang diserap dari sinar matahari oleh bagian tanaman.
    3. Fotodestruktif; tingginya intensitas cahaya yang mengakibatkan fotosintesis semakin tidak bertambah lagi dikarenakan tanaman mengalami batas titik jenuh cahaya sehingga bukan menjadi sumber energi tetapi sebagai perusak.
    4. Fotosibernetik
    5. Fotomorgenesis; pengendalian perkembangan struktur tanaman.
    6. Fototropisme
  4. Strategi adaptasi tumbuhan terhadap cahaya meliputi :
    1. Pigmentasi
    2. Anatomi; proses penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungan sekitarnya yang memperlihatkan perubahan sistem metabolisme dalam tubuhnya.
    3. Morfologi; proses penyesuaian diri makhluk hidup yang memperlihatkan perubahan bentuk dan struktur tubuh.
  5. Karakteristik tumbuhan berdasarkan cahaya terbagi menjadi 2, yaitu :
    1. Heliophyta, merupakan tumbuhan yang mampu beradaptasi pada tempat dengan intensitas cahaya yang tinggi
    2. Sciophyta, merupakan tumbuhan yang mampu bertahan hidup dalam kodisi cahaya yang rendah (tempat teduh)
  6. Suhu merupakan faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  7. Berbagai karakteristika muka bumi penyebab variasi suhu :
    1. Komposisi dan warna tanah
    2. Kegemburan dan kadar air tanah
    3. Kerimbunan tumbuhan
    4. Iklim mikro perkotaan
    5. Kemiringan lereng dan garis lintang
  8. Zonazi tumbuhan berdasarkan suhu ( zona thermo-ekologi dan demokrasi floristic ) :
    1. a. Zona panas

Ketinggian 0 – 700 meter di atas permukaan laut (DPL).

Suhu udara berkisar 26,30C – 220C.

Tanaman yang dapat tumbuh : jagung, padi, tebu, kelapa, dan coklat.

  1. b. Zona sedang

Ketinggian 700 – 1500 meter DPL.

Suhu udara berkisar 22oC – 17,10C.

Tanaman yang dapat tumbuh : karet, kina, sayuran, coklat, kopi dan teh.

  1. c. Zona sejuk

Ketinggian 1500 – 2500 meter DPL.

Suhu udara berkisar 17,1oC – 11,10C.

Tanaman yang dapat tumbuh : pinus, cemara, dan sayuran.

  1. d. Zona dingin

Ketinggian di atas 2500 meter DPL.

Suhu udara mulai 11,10C – 6,20C.

Ditumbuhi tanaman berjenis lumut.

 

 

Presentasi Kelompok 4

Lingkungan Biotik dan Abiotik

  1. Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.
    1. Udara di bumi mengandung 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbon dioksida, dan gas-gas lain.
    2. Lapisan-lapisan pada atmosfer:
      1. Troposfer
      2. Statosfer
      3. Mesosfer
      4. Termosfer
      5. Ionosfer
      6. Eksofer

  2. Efek rumah kaca; disebabkan karena naiknya gas karbondioksida  (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer.
  3. Angin; merupakan pergerakan udara dan timbul akibat pemanasan yang tetap dari udara.
  4. Pengaruh Angin bagi Tumbuhan; pengaruh angin secara langsung bagi tumbuhan, dan pengaruh angin tidak langsung bagi tumbuhan.

Fungsi Angin :

  1. Mengangkut udara dingin atau hangat.
  2. Menggerakan awan dan kabut
  3. Mencampurkan udara sehingga perubahan suhu tidak terlalu mencolok
  4. Mempengaruhi tumbuhan secara langsung ataupun tidak langsung.
  5. Penyerbukan dan penyebaran tumbuhan dengan bantuan angin

Tumbuhan yang penyebarannya di bantu oleh angin secara biologi di sebut enemikori.

  1. Air
    1. Bentuk air di dalam dan siklus air
      1. Uap air
      2. Hujan
      3. Air tanah

Sifat Air

  1. Berbentuk cair pada suhu ruang
  2. Perubahan suhu air berlangsung lambat sehingga air memiliki sifat sebagai penyimpan panas yang baik
  3. Panas laten vaporisasi dan fusi yang tinggi
  4. Viskositas (hambatan untuk pengaliran) rendah
  5. Adanya gaya adhesi dan kohesi
  6. Air merupakan satu-satunya senyawa yang meregang ketika membeku

Jenis – Jenis Air

1. Air tanah (ground water)

2. Air permukaan (surface water)

Sumber air

  1. Air dari PDAM
  2. Air Hujan
  3. Mata Air
  4. Air Tanah

Siklus air (water cycle)

Siklus air adalah mekanisme transformasi (pergerakan) air yang selalu terjadi setiap saat.

 

Peranan Air bagi Tumbuhan; bagi struktur tumbuhan, sebagai penunjang, alat angkut, pendinginan, pelarut dan medium reaksi biokimia, memberikan turgor bagi sel (penting untuk pembelahan sel dan pembesaran sel), dan sebagai bahan baku fotosintesis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s