REFLEKSI 5

Presentasi Kelompok 9

EKOSISTEM

Ekosistem adalah tatanan kesatuan secara kompleks yang di dalamnya terdapat habitat, tumbuhan, dan hewan sebagai unit kesatuan secara utuh, yang pada akhirnya menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi.

Contoh ekosistem : Ekosistem Laut

Sistem tertutup yaitu sistem dengan batas yang memungkinkan untuk terjadinya pertukaran energi, tetapi tidak memungkinkan pertukaran materi antara sistem dengan lingkungannya.
Sistem terbuka yaitu sistem dengan batas yang memungkinkan terjadinya pertukaran energi dan materi melintasi batas.
Keseimbangan (steady state) adalah keadaan tidak berubah yang dipertahankan terus menerus oleh individu maupun ekosistem.

Struktur dan fungsi komponen ekosistem meliputi :

a.Komponen abiotik
b.Komponen biotik
c.Produsen
d.Konsumen
e.Pengurai
Aliran energi dimulai dengan energi memasuki sebagian besar ekosistem dalam bentuk cahaya matahari, energi cahaya matahari ini diubah menjadi energi kimia oleh organisme autotrof, yang kemudian diteruskan ke organisme heterotrof dalam bentuk senyawa-senyawa organik dalam makanannya dan dibuang dalam bentuk panas.
Piramida ekologi yaitu suatu diagram piramida yang dapat menggambarkan hubungan antara tingkat trofik satu dengan tingkat trofik lain, secara kuantitatif pada suatu ekosistem.
Macam- Macam Piramida Ekologi :
  • Piramida energi, adalah piramida yang menggambarkan hilangnya energi pada saat perpindahan energi makanan di setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem.

  • Piramida biomassa, yaitu suatu piramida yang menggambarkan berkurangnya transfer energi pada setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem.

  • Piramida jumlah, yaitu suatu piramida yang menggambarkan jumlah individu pada setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem.

Siklus biogeokimia atau siklus organik-anorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik.

Siklus-siklus biogeokimia antara lain:  siklus air, siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus karbon.

Siklus Air

Siklus Nitrogen

Siklus Fosfor

Siklus Karbon

Presentasi Kelompok 10

EKOSISTEM DARAT

Ekosistem adalah komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme bersama lingkungan fisik dan kimia tempat hidup atau habitatnya.

Komponen penyusun ekosistem adalah komponen abiotik (udara, air, cahaya, pH, kelembapan, salinitas, tanah, dan mineral), dan komponen biotik (produser, konsumen, dan pengurai).
Hutan hujan tropis merupakan ekosistem hutan dengan rata-rata temperatur 25°C dengan perbedaan temperatur yang kecil sepanjang tahun, dan rata-rata kelembapan udara 80 %.
Hutan Hujan Tropis
Hutan musim tropis terdiri atas pepohonan yang menggugurkan daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropis banyak terdapat di Indonesia, Thailand, India, Kamboja, Laos, Vietnam, Australia sebelah utara dan Afrika tengah.

Hutan konifer termasuk daerah-daerah penghasil kayu terbesar di dunia. Jarum-jarum konifer sangat lambat mem busuk, dan tanah meng- embangkan profil pedsol yang sangat khas.

Hutan Konifer

Hutan boreal adalah hutan yang tumbuh di region dingin atau sejuk, beriklim lembab dari pedalaman kontinental.

Hutan Boreal

Hutan gugur daun temperata meliputi daerah beriklim temperata dengan garis lintang menengah. Distribusi alaminya hampir menutupi sebagian besar Eropa.

Hutan gugur daun temperata

Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya.

Taiga

Hutan Subtropik selalu hijau adalah komunitas yang berkembang baik sekali dalam iklim laut panas-sedang.

Hutan Sub Tropik

Ekosistem padang rumput menguasai daerah yang luas di dunia ini baik di tropika maupun temperata.

padang rumput

Tundra berasal dari bahasa Finlandia yang berarti daerah terbuka tidak berhutan yang kemudian dipakai untuk menggambarkan semua bentuk vegetasi yang tidak ada pohonnya pada garis lintang yang tinggi.

Tundra

Kondisi lingkungan di padang pasir merupakan hasil dari kekurangan satu atau lebih faktor-faktor penting yang diperlukan untuk hidup. Faktor pembatas yang memungkinkan untuk menunjang kondisi ini adalah kekeringan, suhu yang ekstrim, dan kecepatan angin yang tinggi.

Padang pasir

Savana adalah padang rumput dengan diselingi oleh gerombolan pepohonan.

Savana

Hutan elfin di altitudes tinggi – sekitar 500 m di atas (di atas permukaan laut) di Pulau Utara dan 300m di selatan Pulau. Pohon dan tanaman lainnya yang tumbuh di hutan alpine disesuaikan untuk bertahan dingin.

Hutan Kayu Elfin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s