REFLEKSI 6

Presentasi Kelompok 11

EKOSISTEM AQUATIK

Hutan pantai ialah hutan yang menyebar di sepanjang pantai yang tidak tergenang oleh pasang surut air laut.

Hutan rawa adalah lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri khusus secara fisika, kimiawi dan biologis.

Hutan mangrove atau disebut juga hutan pantai, hutan pasang surut air laut, hutan payau, atau hutan bakau. Merupakan tipe hutan tropika yang khas tumbuh di sepanjang pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Hutan ini terdapat di Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Papua.

Ekosistem air tawar memiliki ciri ciri antara lain :

       variasi suhu tidak menyolok

        penetrasi cahaya kurang dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca.

Hampir semua golongan tumbuhan terdapat pada ekosistem air tawar misalnya :

       Protozoa

       Spons

       Cacing, dll.

Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air laut memiliki ciri-ciri :

       Memiliki kadar mineral yang tinggi, ion terbanyak ialah Cl (55%), namun kadar garam di laut bervariasi, ada yang tinggi (seperti di daerah tropika) dan ada yang rendah (di laut beriklim dingin).

       Ekosistem air laut tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.

Ekosistem Air Laut

Ekosistem pantai karang dipenuhi dengan terumbu karang dan biota laut lainnya.

Pantai Karang

Pantai berpasir umumnya berada didekat muara sungai. Biota penyusun ekosistem ini sevariatif  pantai pasir putih. Kebanyakan Crustacea seperti undur-undur laut (Emerita sp).

Pantai Berpasir

Ekosistem pantai lumpur terbentuk dari pertemuan antara endapan lumpur sungai dengan laut yang berada di muara sungai dan sekitarnya.

 Pantai Berlumpur

Eustuaria adalah perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar.

Eustuaria

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem pantai yang cukup banyak diminati di dunia ini tidak hanya karena keindahannya (yang membuat harganya tinggi sehingga banyak yangdiambil secara paksa dari laut) tapi juga karena keunikannya.

Terumbu Karang

Presentasi Kelompok 12

SUKSESI

 

 

 

Suksesi adalah suatu proses perubahan, berlangsung satu arah secara teratur yang terjadi pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula.

 

 

 

Berdasarkan kondisi habitat pada awal suksesi, dapat dibedakan dua macam :

  • Suksesi primer, terjadi jika suatu komunitas mendapat gangguan yang mengakibatkan komunitas awal hilang secara total sehingga terbentuk habitat baru.
  • Suksesi sekunder, terjadi jika suatu gangguan terhadap suatu komunitas tidak bersifat merusak total tempat komunitas tersebut sehingga masih terdapat kehidupan / substrat seperti sebelumnya.

Suksesi primer

Suksesi sekunder

Enam sub komponen dalam proses suksesi yaitu:

1. Nudasi         : terbukanya lahan, bersih dari vegetasi

2. Migrasi        : tersebarnya biji

3. Eksesis        : proses perkecambahan, pertumbuhan dan reproduksi

4. Kompetisi  : adanya pergantian spesies

5. Reaksi         : perubahan habitat karena aktivitas spesies

6. Klimaks       : komunitas stabil

Urut-urutan terjadinya proses suksesi:

Lumut kerak——lumut kerak berdaun——–lumut ——— rumput-rumputan (herbaceus) ——— semak-semak (shrubs) —— pohon-pohonan.

Manusia bisa membantu mempercepat proses suksesimelalui reboisasi, walaupun ada tahap yang terlewati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s